Website bisa bermasalah kapan saja: salah update, kesalahan manusia, serangan, atau gangguan server. Backup adalah asuransi paling murah untuk situasi seperti itu, tetapi sering baru dipikirkan setelah terlambat.
Apa yang perlu dicadangkan
- File website: tampilan, kode, dan gambar atau dokumen yang diunggah
- Database: isi yang berubah terus, seperti pesanan, akun pengguna, dan donasi
- Pengaturan penting yang dibutuhkan untuk memulihkan website
Seberapa sering
Sebagai pedoman umum, ikuti seberapa sering datanya berubah. Website yang menerima pesanan atau donasi sepanjang hari perlu backup lebih sering daripada website profil yang jarang diubah. Pertanyaan sederhananya: berapa banyak data yang rela hilang kalau terjadi masalah hari ini?
Disimpan di mana
Backup yang hanya ada di server yang sama ikut hilang bila server bermasalah. Prinsip yang sering dipakai adalah tiga salinan, pada dua jenis penyimpanan berbeda, dengan satu salinan di lokasi terpisah.
Uji pemulihannya
Backup yang tidak pernah dicoba dipulihkan belum tentu bisa dipakai. Sesekali pastikan salinan itu benar-benar dapat dikembalikan.
Tanyakan ke penyedia jasa
- Apakah backup sudah termasuk dalam paket?
- Seberapa sering dan di mana disimpannya?
- Berapa lama waktu pemulihan bila terjadi masalah?
Backup adalah bagian dari perawatan rutin. Baca juga Kenapa Maintenance Website Itu Penting dan Pentingnya Keamanan Website Bagi Bisnis Kecil.
Ingin memastikan website Anda punya cadangan yang aman?
Konsultasi via WhatsAppPertanyaan yang Sering Diajukan
File website, database, dan pengaturan penting yang dibutuhkan untuk memulihkan website saat terjadi masalah.
Sesuaikan dengan seberapa sering data berubah. Website dengan pesanan atau donasi harian perlu backup lebih sering daripada website profil.
Tidak disarankan. Bila server bermasalah, backup ikut hilang. Simpan juga salinan di lokasi yang terpisah.
Ya. Backup baru berguna bila terbukti bisa dipulihkan, jadi sesekali lakukan uji pemulihan.